Rabu, 12 Februari 2014

Berita Bulan JANUARI 2014

PROSTITUSI DAN PEDOFILIA OK
(Berita Mingguan GITS 4 Januari 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Dalam serangan akhir zaman yang tidak henti-hentinya, kesesatan dan pemberontakan terhadap hukum-hukum Allah yang kudus, sebagaimana dinubuatkan dalam Mazmur 2, pengadilan-pengadilan di Kanada dan Italia kini mendukung prostitusi dan pedofilia. Di Kanada, Mahkamah Agung mereka mencabut hukum anti-prostitusi di negara tersebut. Keputusan yang bulat tersebut mengatakan bahwa hukum yang sebelumnya “melanggar jaminan terhadap kehidupan, kebebasan, dan keamanan pribadi” (“Canada’s Anti-Prostitution Laws,” Huffington Post, 20 Des. 2013). Dalam sebuah konferensi pers, seorang “pekerja seksual” di Vancouver, meresponi keputusan tersebut dengan berkata, “Saya syok dan senang bahwa hukum seks kita tidak lagi akan merugikan kami.” Sementara di Italia, pengadilan tertinggi di negara tersebut membalikkan keputusan bersalah yang dikenakan kepada seorang berusia 60 tahun karena berhubungan seksual dengan seorang perempuan 11 tahun. Orang tersebut adalah seorang pekerja sosial, yang berhubungan dengan seorang anak perempuan “dari sebuah keluarga miskin yang telah mengenal dan mempercayainya.” Pada tahun 2011, dia diputuskan bersalah dan dihukum lima tahun penjara, tetapi kini dia akan diadili kembali setelah Mahkamah Agung Italia memutuskan bahwa vonis sebelumnya tidak mempertimbangkan “persetujuan [sang anak perempuan], adanya hubungan cinta, tidak adanya kekerasan fisik, dan perasaan cinta sang anak perempuan” (“Court Overturns Pedophile Conviction,” 7 News, Australia, 31 Des. 2013).

Sabtu, 08 Februari 2014

Berita Bulan DESEMBER 2013

KAUM EKUMENIS MENGKLAIM BAHWA MUSIK ROCK MEMBUAT “MENYEMBAH TUHAN MENJADI OTENTIK”(Berita Mingguan GITS 7 Desember 2013, sumber: www.wayoflife.org)
Kebingungan rohani gerakan ekumenisme menjadi jelas dari sebuah pernyataan dari Mighty Men Conference yang baru-baru ini dilaksanakan di Nashville. Event ini mengundang pemenang American Idol, Scotty McCreery, rocker country Charlie Daniels, dan “sensasi drum” Stikyard.* Konferensi tersebut dimulai oleh penginjil Pantekosta Angus Buchan pada tahun 2004 di Afrika Selatan. Di Amerika, konferensi ini diorganisir oleh gembala Pantekosta G. Allen Jackson dari World Outreach Church di Murfreesboro, Tennessee. Konferensi-konferensi ini mirip dengan yang dilakukan oleh Promise Keeper, dengan fitur pesan-pesan yang khusus bagi laki-laki dicampur dengan dosis ekumenisme yang tinggi, dan dipenuhi oleh kekacauan kharismatik, dan diminyaki oleh musik penyembahan kontemporer. Jackson berkata, “Musik adalah suatu dinamika besar dengan cara membuat menyembah Tuhan menjadi otentik. Para artis musik, yang memiliki hati dan inspirasi mereka sendiri, bersatu langsung dengan musik tersebut, adalah aset lain dari … event ini” (“Mighty Men Conference USA's first time in Nashville,” PRNewswire, 17 Nov. 2013). Mengatakan bahwa penyembahan yang otentik diciptakan melalui peminjaman musik party dunia yang sensual adalah kegilaan rohani dan kesesatan dari Alkitab. Allah mengajarkan kita esensi dari penyembahan sejati melalui gambaran Kemah Suci Perjanjian Lama, dan kemah itu sama sekali tidak bercampur dengan elemen duniawi. Semuanya harus dilaksanakan sesuai dengan Firman Allah tanpa terkontaminasi pemikiran manusia dan pragmatisme. Semuanya kudus. Minyak dan kemenyan kudus yang dipakai tidak seperti apapun yang lain di dunia ini. Ketulusan penyembah tidak membuat penyembahan yang tidak alkitabiah dapat diterima oleh Tuhan. Ini nyata ketika Allah membunuh Nadab dan Abihu karena mereka mempersembahkan api yang asing (Im. 10:1-3) dan Uza hanya karena ia mau menopang tabut perjanjian dengan tangannya (2 Samuel 6:6-7).

Selasa, 04 Februari 2014

Berita Bulan NOVEMBER 2013

LABA-LABA SEBESAR RUMAH?
(Berita Mingguan GITS 30 November 2013, sumber: www.creationmoments.com, artikel 17 Oktober 2011)
Kumbang paling besar yang diketahui di dunia, secara pantas diberi nama kumbang goliat. Kumbang Afrika ini bisa tumbuh sebesar tikus. Dinosaurus bukanlah binatang terbesar yang pernah hidup. Paus biru adalah binatang yang memegang kehormatan itu. Mamalia terkecil di dunia lebih kecil dari banyak serangga. Satu spesies kelelawar yang baru saja ditemukan di Thailand memiliki berat hanya 0,06 ons. Bahwa ada binatang yang kecil se-ekstrim itu membuat kita bertanya-tanya apakah serangga-serangga raksasa yang kita lihat di film-film benar-benar dapat terjadi. Dapatkah seekor laba-laba tumbuh menjadi sebesar rumah? Untung saja tidak ada laba-laba atau serangga mana pun yang lain yang bisa tumbuh sebesar rumah. Kita bisa pasti akan hal itu karena cara serangga bernafas. Serangga bernafas melalui tuba-tuba kecil di sepanjang tubuh mereka. Tuba-tuba ini menyediakan oksigen langsung ke jaringan. Jika seekor serangga tumbuh terlalu besar, tuba-tuba ini tidak dapat membawa cukup oksigen ke jaringan tubuh mereka. Masalahnya, semakin besar suatu organisme, semakin jaringan internalnya memerlukan oksigen. Anda dan saya memiliki paru-paru yang menyediakan luas permukaan setara dengan lapangan tenis. Seekor serangga yang tumbuh menjadi sebesar manusia, juga memerlukan tubuh dengan luas permukaan setara lapangan tenis, dan ini tidak mungkin. Walaupun banyak makhluk yang berbeda memiliki organ tubuh yang berbeda-beda, setiap makhluk memiliki organ yang tepat untuk keperluannnya. Ini adalah tanda dari hikmat sang Pencipta. Fakta ini juga memberitahu kita bahwa makhluk-makhluk hidup tidak berhubungan satu sama lain lewat evolusi. 

Sabtu, 01 Februari 2014

Berita Bulan OKTOBER 2013

ALASAN ALKITABIAH UNTUK TIDAK MEROKOK
(Berita Mingguan GITS 12 Oktober 2013, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini dari The Fundamentalist Digest: Pertama, rokok tidak bisa dipakai untuk memuliakan Allah (1 Kor. 6:20). Kedua, rokok menghasilkan penyakit jantung dan kanker mulut, dan banyak penyakit lainnya (1 Kor. 3:17). Ketiga, merokok adalah kebiasaan yang menghabiskan uang. Kristus memerintahkan agar roti yang tersisa sekalipun dikkumpulkan agar tidak terbuang (Yohanes 6:12). Keempat, merokok seringkali mempersulit dan membahayakan orang lain. Seharusnya tidak ada orang yang boleh dipaksa untuk mencium bau rokok yang memusingkan dan sangat tidak nyaman (Galatia 5:14). Kelima, merokok adalah teladan yang buruk bagi generasi muda (Matius 5:16; Markus 9:42). Keenam, kebiasaan ini kotor (2 Korintus 7:1). Ketujuh, kebiasaan ini buruk, karena akan memperhamba seseorang (Roma 6:12; 1 Kor. 6:12). Kedelapan, rokok menimbulkan keinginan-keinginan yang tidak wajar, dan menuntun kepada kejahatan-kejahatan lain (Roma 6:16; 8:13). “Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah” (1 Kor. 10:31).

Sabtu, 30 November 2013

GEREJA YANG EKSIS KARENA DIPICU WAHYU LIAR

Munculnya Gereja Mormon
Joseph Smith, Jr., pada tahun 1820-an, berkata bahwa dirinya mendapat penglihatan, dan dalam penglihatan itu seorang malaikat, namanya Maroni, memimpinnya kepada lempengan emas yang terkubur yang mengisahkan tentang orang Kristen Amerika di masa lampau sebelum Colombus menemukan benua Amerika. Kemudian pada tahun 1830 dia mempublikasikan yang disebutnya terjemahan dari lempengan emas ke dalam bahasa Inggris, yang kemudian disebut kitab Mormon. Anggota jemaatnya kemudian disebut Latter Day Saints (orang kudus akhir zaman), atau Mormon.

Tahun 1831, Smith dan pengikutnya pindah ke bagian Barat untuk membangun yang katanya communalistic American Zion. Mereka kemudian berkumpul di Kirtland, Ohio, dan membangun outpost di Independence, Missouri, dengan maksud menjadi pusat Zion. Sepanjang tahun 1830-an, Smith mengirim banyak missionari, mempublikasi wahyu-wahyu, dan mendirikan gedung yang megah. Kemudian seturut dengan bangkrutnya bank yang disponsori gereja Mormon dan pertempuran kecil dengan orang Missouri yang marah, mimpi Smith tentang Zion di Missouri dan Ohio gagal total.

Sabtu, 23 November 2013

Iman Pemberian Allah atau Respon Manusia?

Orang Kristen yang percaya Alkitab mempercayai apa yang Paulus katakan dan ajarkan, bahwa “keselamatan” adalah “oleh iman kepada Kristus Yesus” (2 Tim. 3:15). Kebenaran ini bukan hanya satu dua kali diserukan, tetapi berulang kali diajarkan dan ditekankan oleh penulis-penulis yang terinspirasi. Jadi, iman adalah komponen yang sangat penting dalam keselamatan, yaitu menjadi syarat keselamatan. Oleh karena pentingnya iman dalam keselamatan, sangatlah penting bagi orang percaya untuk memahami secara persis tentang iman itu sendiri.

Dalam artikel pendek ini, isu yang dibahas adalah mengenai asal usul iman. Apakah iman berasal dari Allah sebagai suatu pemberian, ataukah iman adalah respons manusia, suatu tanggung jawab individu? Isu ini adalah sesuatu yang memisahkan antara Kalvinis dan non-Kalvinis.

Kalvinisme mengusung konsep bahwa keselamatan seseorang sebenarnya ditentukan oleh Allah dalam kekekalan melalui dekrit rahasia. Penentuan Allah atas keselamatan seseorang ini bersifat tidak bersyarat (unconditional election). Jadi, dalam Kalvinisme, seseorang yang dipilih untuk diselamatkan, akan dilahirbarukan (tanpa dapat ditolak, irresistible grace), dan kemudian pasti akan menjadi percaya, atau dengan kata lain dibuat menjadi percaya. Dengan demikian, posisi Kalvinis secara alami adalah bahwa iman, atau percayanya seseorang, itu sebenarnya tergantung kepada Allah. Kalau Allah memilih seseorang, maka Allah akan melahirbarukannya, dan ia akan percaya. Percaya atau iman adalah salah satu dari mata rantai tindakan Allah pada diri orang pilihan. Oleh karena itu, Kalvinis mengatakan bahwa iman adalah karunia atau pemberian Allah.

Kamis, 14 November 2013

Persatuan Orang Kristen Yang Sesuai Alkitab

Setiap orang yang cinta Tuhan dan cinta kebenaran pasti bersukacita ketika melihat orang-orang percaya bersatu padu, saling mengasihi, saling membantu, dan saling memperhatikan.Tuhan Yesus mendoakan persatuan murid-muridNya pada saat-saat akhir pelayananNya, “Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku” (Yoh 17:20-23).

Kepada orang Korintus Rasul Paulus berkata, “Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir” (I Kor. 1:10).  Orang yang telah mengaminkan Yesus Kristus sebagai Juruselamatnya, atau telah dilahirkan kembali, HARUS menggabungkan diri ke dalam sebuah jemaat lokal untuk dididik menjadi murid (Mat.28:19-20). Dan kumpulan murid Tuhan di setiap lokasi disebutNya sebagai tubuhNya. Sesungguhnya kumpulan murid Tuhan di sebuah lokasi adalah representasi Tuhan di lokasi itu, atau mewakili kehadiran Tuhan di lokasi itu. Tuhan berkata bahwa jika ada dua atau tiga orang berkumpul dalam namaNya, maka Ia hadir di situ. Nah, dua atau tiga orang berkumpul dalam nama Yesus Kristus, itulah jemaat lokal, itulah tubuh Yesus Kristus (Ef.1:23, Kol.1:24).

Rabu, 06 November 2013

Mendapatkan Kepastian Masuk Sorga

Sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, semua manusia telah berada di bawah kutuk dosa dan tidak mungkin menghampiri Allah yang maha kudus. Dosa manusia harus diselesaikan agar manusia bisa menghampiri Allah dan tinggal di Sorga yang maha kudus. Dan dosa hanya dapat diselesaikan dengan satu cara saja yaitu dengan penghukuman. Untuk itu Allah segera menjanjikan Juruselamat yang akan datang untuk dihukumkan menggantikan manusia.    Dalam menantikan kedatangan Juruselamat yang akan menggantikan mereka dihukumkan, Adam dan Hawa harus bertobat dan percaya kepada janji Allah untuk mengirim Juruselamat. Mereka harus melakukan ibadah simbolik yang menggambarkan proses penyelamatan yang direncanakan Allah dengan menyembelih seekor binatang korban di atas mezbah. Domba yang tak bercacat atau binatang korban untuk menyimbolkan Sang Juruselamat yang akan dihukumkan di atas kayu salib. Selanjutnya simbol ini selalu diperjelas. Nuh, sekeluar dari bahteranya hal pertama yang dilakukannya adalah mempersembahkan seekor binatang korban. Anak sulung Yahudi diselamatkan pada malam Paskah oleh darah anak domba yang disembelih.

Minggu, 03 November 2013

Ayah yang Sengaja Menelantarkan Anak

Bayangkan,  jika  ada  seorang  ayah yang  tersusupi  nasehat  teman-temannya  yang  jahat,  bahwa  anak-anaknya  sesungguhnya  bukan  anak  kandungnya  dan  sebaiknya  ia  tidak  menyekolahkan  mereka. Teman-teman  pemaboknya menasehatinya  demikian  agar  anak-anaknya tetap  bodoh  dan  tidak  bisa  mengritik  ayah mereka  yang  hidupnya  berantakan  dan tercela.

Karena  filosofi  hidupnya  yang  salah, dan cara hidupnya  yang  buruk,  ia  terjebak dalam  nasehat  tersebut.  Ia  tidak  mengajarkan kepada anak-anaknya, yang sebenarnya adalah  anak  kandungnya,  filosofi  kehidupan yang  baik  dan  sikap  moral  yang  terpuji. Akibat  jangka  panjangnya  ialah  mereka akan  turun-temurun  hidup  terbelakang  dan tak  bermoral.

Ayah  yang  memanipulasi anak-anaknya ini memberi mereka makan permen dan kue tar  tanpa  makanan  padat.  Anak-anaknya senang  tanpa  mengerti  bahwa  itu  bukan makanan  yang  sehat.  Mereka  akan  terus menerus  bertingkah  dan  bersikap  seperti anak-anak.

Rabu, 30 Oktober 2013

Berita Bulan SEPTEMBER 2013

PAUS MENGATAKAN BAHWA ATHEIS YANG TULUS AKAN MASUK SORGA
(Berita Mingguan GITS 21 September 2013, sumber: www.wayoflife.org dan christiannews.net)
Dalam sebuah surat terbuka kepada seorang editor koran, Paus Fransiskus mengatakan bahwa orang-orang atheis yang tulus akan diterima oleh Allah. Menulis kepada Eugenio Scalfari, pendiri dari koran La Republicca, sang paus mengatakan: “Kamu menanyai saya apakah Allah orang Krristen mengampuni mereka yang tidak percaya dan mereka yang tidak mencari iman. Saya akan mulai dengan mengatakan – dan inilah hal yang mendasarnya – bahwa kemurahan Allah tidak terbatas jika kamu pergi kepadaNya dengan hati yang tulus dan rendah hati. Isu bagi mereka yang tidak percaya Allah adalah agar mereka menaati hati nurani mereka” (“Pope to Atheists: See You Upstairs,"National Post, Kanada, 12 Sept. 2013). Pernyataan ini menjadi berita besar, tetapi sebenarnya semuanya yang dikatakan ini telah dikatakan juga oleh berbagai orang Injili selama puluhan tahun. Bahkan, ini adalah cara lain Roma Katolik dan Injili “bergabung.” Ini adalah aspek lain dari pembangunan “gereja” esa-sedunia akhir zaman. Buku More Than One Way, yang diterbitkan 1996 oleh Zondervan, menawarkan “empat pandangan tentang keselamatan di dunia yang pluralistik,” dan tiga pandangan dari antaranya menawarkan harapan bagi mereka yang tidak secara pribadi percaya kepada Yesus Kristus. Dalam bukunya, Love Wins, tahun 2011, “Injili” Rob Bell mengajarkan bahwa atheis bisa diselamatkan tanpa lahir kembali. Richard Mouw, Presiden dari Fuller Theological Seminary, memberitahu USA Today bahwa “Rob Bell punya Love Wins adalah buku yang bagus dan saya pada dasarnya setuju dengan theologinya” ("The Orthodoxy of Rob Bell," Christian Post, 20 Maret 2011). Selama puluhan tahun Billy Graham terus mengatakan bahwa dimungkinkan bagi seseorang untuk selamat tanpa iman pribadi kepada Yesus Kristus, dan selama itu tidak ada seruan kaget dari pada Injili, termasuk dari denominasi Billy Graham itu sendiri, yaitu Southern Baptist Convention. Dalam sebuah wawancara dengan majalah McCall, Januari 1978, yang berjudul “I Can't Play God Any More,” Graham mengatakan: “Saya pernah percaya bahwa orang-orang kafir di negara-negara jauh itu terhilang – sedang menuju neraka – jika Inijl Yesus Kristus tidak diberitakan kepada mereka. Saya tidak percaya itu lagi. ...Saya percaya bahwa ada cara-cara lain untuk menyadari eksistensi Allah – melalui alam, misalnya – jadi banyak kesempatan lain, untuk mengatakan 'ya' kepada Allah.” Graham mengulangi sentimen ini dalam berbagai wawancara di tahun 1985, 1993, dan 1997.

Minggu, 27 Oktober 2013

Berita Bulan AGUSTUS 2013

Prinsip-Prinsip Hidup yang Berguna
Berikut ini ditulis oleh Gembala Sidang Terry Coomer, dari Hope Baptist Church, Arkansas.
Tuhan telah memberikan saya beberapa kesempatan yang unik dalam hidup saya ini, dan saya akan selalu mengucap syukur atas itu semua. Saya juga memiliki berbagai kesempatan unik dalam hidup untuk mempelajari sejumlah pelajaran hidup. Saya punya kesempatan untuk mengatur orang (manajer), menjadi seorang atlit, menjadi Direktur Utama dari sebuah perusahaan, menjadi seorang Konselor Alkitab, dan menjadi seorang Gembala Sidang selama 34 tahun sekarang ini. Saya juga telah memiliki kesempatan berbicara kepada banyak kelompok yang berbeda, baik sebagai gembala sidang, sebagai Direktur dari Pelayanan For the Love of the Family, sebagai pemain Bisbol profesional, dan sebagai Penerbit dan Direktur Utama dari koran nasional yang bertumbuh paling cepat. Saya pernah berbicara kepada banyak jenis kelompok dari berbagai latar belakang. Saya juga pernah mengambil banyak kelas dan seminar tentang kepemimpinan selama tahun-tahun yang saya jalani, dan lulus dari suatu Akademi Kepemimpinan. Saya menerima penghargaan khusus dari Fakultas Jurnalisme sebuah universitas besar karena pekerjaan saya dalam bidang jurnalisme. Saya memiliki kesempatan untuk menulis buku, buku kecil, artikel, dan bahkan koran saya sendiri. Beberapa hal yang saya pelajari sungguh berharga, yang lainnya kurang berharga.