Selasa, 15 Juni 2010

Apakah KEBENARAN itu?

Berikut ini oleh Gbl. Alki Tombuku (GBIA Komunitas Depok):

"…dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu"
(Yohanes 8:32).
Alkitab berulang kali dan tanpa ragu memakai kata kebenaran dalam bahasa Ibrani dan Yunani. Kata `emet merupakan akar kata dari bahasa Ibrani yang berkaitan dengan kebenaran. Kata ini berarti "satabilitas" , "kesetiaan", dan "kesesuaian terhadap fakta".  Kata `emet bisa juga menyatakan "apa yang sesuai dengan kenyataan". `Emet bisa juga memiliki konotasi "hal yang autentik, bisa diandalkan, atau semata-mata benar". Kebenaran tentang Allah adalah, Allah itu benar kepada firmanNya dan di dalam tindakanNya dan sikapNya; Allah adalah yang benar dan setia.
Kata Yunani kebenaran dalam perjanjian baru adalah, aletheia yang juga berarti "kesesuaian terhadap fakta". Menurut Leon Morris, Rasul Paulus sering menggunakan kata benda aletheia, untuk menunjuk pada "kebenaran sebagai keakuratan, yang bertentangan dengan kesalahan". Dan juga, pandangan Alkitab tentang kebenaran (`emet-aletheia) bukanlah ciptaan budaya, anggapan mayoritas orang, atau kelompok tertentu.

Apakah kebenaran itu?
Dalam Alkitab, Bapa, Yesus dan Roh Kudus adalah kebenaran (Why 3:14; Yoh.14:6; 14:17; 15:26). Injil atau firmaNya juga disebut kebenaran (Yoh.17:17; 2Kor.11:10). Dan kedatangan Yesus ke dunia untuk menyatakan kebenaran dan memberikan kesaksian tentang kebenaran (Yoh.18:37). Artinya kebenaran tentang Allah yang harus kita ketahui telah diungkapkan dalam Alkitab. Alkitab adalah wahyu Tuhan, perkataan Allah yang tidak mungkin salah. Singkat kata, Allah dan firmanNya (Alkitab) adalah "benar", "sesuai fakta", "autentik", "akurat", dan "dapat dipercaya dan bertentangan dengan kesalahan."
Dan yang sangat penting kita ketahui adalah, kehendak Allah yang terutama bagi manusia adalah "keselamatan dan pengetahuan akan kebenaran" (1Tim.2:4). Bahkan Allah menjanjikan berkat rohani dan materi untuk mereka yang mencari kebenaran (Mat.6:33). Kebenaran dapat diketahui dan ditemukan melalui Alkitab. Di zaman sekarang tidak ada alasan bagi seseorang untuk tidak mengetahui kebenaran. Sebab Tuhan telah menyatakannya melalui Alkitab. Setiap orang punya kesempatan memperolehnya.
Kebenaran-Kebenaran Penting yang Harus Dipercayai
·         Kebenaran tentang Allah. Allah itu ada, benar dan hidup. Dia adalah pemilik, pencipta langit dan bumi dan segala isinya (Kej.1; Kisah 17:22-34). Dia juga adalah hakim yang akan menghakimi semua manusia suatu saat nanti. Semua manusia akan mempertanggung jawabkan segala sesuatu dihadapan Allah (2Kor.5:10; Why.20:12). Lebih lanjut, Allah itu esa yang menyatakan diri menjadi tiga pribadi, Bapa, Anak, dan Roh Kudus (Tritunggal) . Allah tritunggal adalah tiga pribadi namun satu di dalam esensi-Nya. Ia memiliki tiga pribadi tetapi satu di dalam natur-Nya. Ketiganya setara dalam wewenang, kuasa dan kehormatan.
·         Kebenaran tentang Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah Allah yang menjadi manusia. Ia sepenuhnya Allah dan juga manusia (Kol.2:9). Selama Ia di bumi, Ia mengesampingkan Ke-TuhananNya agar bisa menyelesaikan misiNya di dunia yaitu mati bagi manusia (Fil.2:6-8). Alkitab tidak meminta kita mengakuinya hanya sebagai nabi, guru, teladan moral, manusia kudus, tokoh terpenting sejarah (Mat.16:14). Ia ingin kita mengakuiNya sebagai Tuhan (Roma 10:9), Allah (Roma 9:5), satu-satunya Juru selamat yang mati dan bangkit, dan satu-satunya jalan keselamatan (1Kor.15:1-4; Kisah.4:12). Dia bukan sekedar tokoh yang harus dihormati, diteladani melainkan Tuhan Allah yang harus disembah (Yohanes 9:38; Matius 28:9; 14:33).
·         Kebenaran tentang Alkitab. Alkitab yang terdiri dari 66 kitab adalah firman dari Allah yang maha benar. Alkitab tidak mungkin salah, sebab Allah sendiri yang mewahyukannya. Roh Kudus yang menggerakkan atau mendorong agar nabi-nabi dan rasul menuliskannya (2Petrus 1:21). Lagipula Alkitab telah membuktikan dirinya benar. Penemuan arkeologi dan ketepatan sejarah meneguhkan keakuratan Alkitab. Jika Alkitab bisa salah, maka kredibilitas sumbernya sungguh diragukan. Sebaliknya, karena Allah itu benar maka apa yang difirmankanNya merupakan suatu kebenaran yang mutlak, absolut dan final. Dan lagi, Alkitab tidak hanya kebenaran, tapi satu-satunya kebenaran dan firman Allah. Artinya, di luar Alkitab tidak ada firman Allah baik lisan maupun tulisan. Allah tidak menurunkan wahyu atau firman lagi saat ini, karena semua yang Tuhan ingin kita ketahui telah dicatat dalam Alkitab. Oleh sebab itu kita harus menerima Alkitab sebagai satu-satunya sumber otoritas Allah, membaca isinya, dan yang lebih penting dari semua itu adalah kita harus melakukan atau mengamalkan firmanNya dalam setiap segi kehidupan kita. Kita harus menjadikan Alkitab sebagai kompas moral dan pedoman hidup dengan membaca, mengerti, dan melakukannya. Alkitab dapat mengubah kehidupan (2Tim.3:16), memberikan kebahagiaan dan keberhasilan (Maz.1:2-3).
·         Kebenaran tentang dosa. Alkitab berkata, "semua manusia telah berdosa…" (Roma 3:23), dan "telah mati di dalam dosa" (Efe.2:1). Semua manusia telah berdosa kepada Tuhan. Dalam pikiran, perkataan dan perbuatan, kita telah berdosa kepada Tuhan. Dosa adalah kekejian bagi Allah. Dosa adalah penghinaan terhadap kekudusan Allah. Itulah mengapa Allah sangat membenci dosa. Dosa sangat bertolak belakang dengan kodrat Allah (Yes. 6:3; I Yoh. 1:5). Dosa telah membuat Allah murka. Alkitab memberitahu kita bahwa "upah dosa adalah maut" (Roma 6:23). Artinya, semua manusia yang berdosa tanpa terkecuali harus menerima hukuman mati. Tetapi puji syukur pada Tuhan karena kasih karuniaNya, jalan keselamatan tersedia melalui kematian Yesus di kayu salib. Tetapi, kematian Yesus Kristus di kayu salib bukan berarti semua manusia secara otomatis diselamatkan.
·         Kebenaran tentang keselamatan. Satu-satunya jalan keselamatan hanya melalui iman kepada Tuhan Yesus Kristus (Efe.2:8-9). Tidak ada jalan lain menuju kepada Bapa di sorga selain melalui Yesus (Yoh.14:6; Kisah 4:12). Ungkapan "banyak kepercayaan menuju ke satu tempat" bukan ajaran Alkitab. Memang banyak orang bahkan beberapa kepercayaan mengajarkan tentang Yesus, tapi jauh berbeda dengan Yesus Kristus dalam Alkitab (1Kor.15:1-4) . Setiap orang yang ingin diselamatkan harus bertobat dan percaya (beriman) kepada Yesus Kristus (Yoh.3:16; Kisah.20:21) . Beriman bukan sekedar tahu atau mengakui bahwa Yesus Juruselamat. Beriman artinya, anda mempercayakan hidup anda kepada Kristus dengan menyakini bahwa Yesus Kristus sudah mati menanggung semua dosamu dan telah mengampuni semua dosa-dosamu di kayu salib. Hal itu berarti anda sungguh yakin bahwa dengan mempercayakan hidup anda ke dalam tangan Kristus, anda pasti diselamatkan, dan anda bebas dari hukuman dosa. Perbuatan baik dan jasa manusia tidak diperlukan untuk keselamatan, sebab keselamatan murni kasih karunia atau pemberian melalui jasa Yesus Kristus di kayu salib. Kita hanya bisa menerima keselamatan dengan iman. Dan iman merupakan sikap hati, respon, bukan perbuatan.
·         Kebenaran tentang tubuh Kristus (Jemaat). Gereja adalah rencana Allah di bumi ini. Tuhan memerintahkan agar kita berjemaat (Ibr.10:25), karena itu sangat penting untuk kesehatan rohani kita. Jemaat adalah tubuh Kristus (Efs.1:23), dan setiap orang percaya harus berjemaat. Setelah tubuh kemuliaan Yesus naik ke sorga, Yesus membangun tubuh rohaniNya di bumi supaya orang-orang percaya bersekutu bersama, saling mengasihi, menguatkan, menasehati, membangun, menolong, memperhatikan dan saling bertanggung jawab. Gereja adalah laboraturium rohani. Terlebih penting gereja adalah "tiang penopang dan dasar kebenaran" (1Tim.3:15). Artinya, gereja/jemaat di tetapkan sebagai tempat kebenaran diajarkan dan dilestarikan. Gereja bertanggung jawab agar kebenaran Alkitab di sebarluaskan. Gereja harus memastikan bahwa anggota-anggota jemaat mengerti kebenaran dan fasih dalam mengaktualisasikann ya. Gereja yang kehilangan fungsi dan panggilannya akan menciptakan orang Kristen KTP, Kristen Tanpa Pertobatan. Orang Kristen seperti ini kata George Barna, akan melahirkan generasi yang anarki. Kurang bermoral, pasif dan apatis. Bila di suatu tempat anda menemukan orang-orang Kristen semacam itu, yakni orang Kristen yang terbiasa melakukan dosa, berpacaran dengan orang yang tidak seiman, perokok, peminum alkohol, kawin cerai kawin, suka berselingkuh, kurang menghormati orang tua, tidak suka membagikan firman, sangat mungkin gereja ditempat itu telah kehilangan keasinannya, alias gereja tidak alkitabiah. Itulah mengapa gereja yang alkitabiah amat sangat penting. Kehadirannya bukan hanya menyelamatkan anda, tapi juga generasi setelah anda. Salah memilih gereja akan berakibat fatal.
·         Kebenaran tentang kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali. Ya, Yesus pasti akan datang kembali. Itu janjiNya kepada kita (Kisah.1:11) . Saat itu akan tiba bahkan Yesus akan datang segera. KedatanganNya akan mengejutkan orang yang tidak percaya karena tidak siap (Mat.24:39), dan menghiburkan orang-orang percaya yang telah menanti-nantikan kedatangannya (1Tes.4:16-17) . Memang tidak seorang pun yang tahu kapan Tuhan Yesus datang. Namun tidak demikian dengan orang percaya. Alkitab telah memberikan tanda-tanda kedatanganNya yang kedua (Mat.24; 1Tes.4:16-17) . KedatanganNya sudah diambang pintu.
·         Kebenaran tentang kematian & kebangkitan Yesus Kristus. Tanpa penumpahan darah, tidak ada pengampunan dosa (Ibr.9:22). Karena itu, kematian Yesus sangatlah penting. Dosa tidak dapat ditanggulangi terlepas dari kematian Kristus. Dosa manusia menuntut segalanya dari Yesus. Dibutuhkan darah ketika Allah menyatakan bahwa upah dosa adalah maut. Dan darah itu adalah "darah Kristus". Yesus Kristus harus mati dengan cara yang sangat mengerikan untuk membayar harga dosa kita yang sangat mengerikan. Semua dosa manusia telah ditanggungNya di kayu salib, dan pada hari yang ketiga Yesus Kristus bangkit dari kematian (1Kor 15:2-4). Yesus mengalahkan maut dan membuktikan bahwa Ia berkuasa atas hidup dan mati, Ia adalah Tuhan di atas segala tuhan.
·         Kebenaran tentang Sorga & Neraka. Semua manusia pada suatu saat akan mati. Setelah mati, Allah akan menghakimi setiap orang (Ibr. 9:27). Mereka yang namanya tercatat di buku kehidupan akan menerima hidup yang kekal untuk tinggal bersama Allah di Sorga (Luk.10:20), sedangkan mereka yang tidak tercatat namanya dalam buku kehidupan akan dicampakkan ke dalam api neraka (Why.20:12-15) . Sorga adalah tempat tinggal Allah (2Kor.12:1; 1Pet.3:22; Mat.6:9), dan para malaikat juga tempat dimana orang-orang percaya akan bersekutu dan tinggal dengan Allah selama-lamanya (Why.21:3). Tidak ada duka dan air mata di sorga (Why.21:4). Yang ada adalah kebahagiaan, kedamaian dan keindahan abadi.
Lain halnya dengan neraka. Neraka adalah tempat penyiksaan. Tempat dimana Allah akan menghukum iblis dan pengikut-pengikutny a, dan juga orang-orang yang tidak bertobat (Why.14:10). Akan ada kengerian yang dasyat di sana. Lautan api akan membakar iblis dan orang-orang yang tidak percaya, namun mereka tidak bisa mati. Mereka akan disiksa selamanya sesuai dengan apa yang mereka perbuat (Why.20:10). Ini adalah tempat yang nyata, dan sungguh-sungguh ada, sebab Alkitab telah memberitahukan kepada kita.
Jangan Kompromi !
Tentu, masih banyak kebenaran-kebenaran dalam Alkitab yang perlu kita ketahui, karena Alkitab penuh dengan kebenaran Allah. Hanya saja ada beberapa atau paling sedikit sembilan poin doktrin Alkitab yang besar, terpenting yang tidak boleh dikompromikan atau bahkan diabaikan. Jika kebenaran-kebenaran ini dikompromikan, kekristenan akan menuju kepunahan. Fenomena ini sedang terjadi. Semakin banyak gereja mengkompromikan bahkan meninggalkan kebenaran ini. Waspadalah. Jangan biarkan diri anda disesatkan.

Tidak ada komentar: