Senin, 28 Februari 2011

The Jakarta Post

Koran bahasa Inggris The Jakarta Post, Monday, June 28,2010, pada halaman pertama menulis sebuah laporan dengan judul Hard-line Groups Target Christianity with Sharia Law. Dalam laporan tersebut dituliskan bahwa sebuah Kongres Bersama Ormas Islam, memutuskan meminta pemerintah kota Bekasi untuk segera menerapkan hukum sharia di kota Bekasi. Kongres tersebut dimotori oleh MUI cabang Bekasi dan dihadiri sekitar 500 peserta.

Mereka jelas bermaksud menjadikan kota Bekasi seperti kondisi kota Mekah, dan kelihatannya mereka tidak akan membiarkan umat agama lain mendirikan rumah ibadah atau melaksanakan kegiatan ibadah mereka.

Kamis, 24 Februari 2011

Surat Untuk Laboratorium Graphe

PERTANYAAN
Dengan Hormat, Dengan surat ini, saya bermaksud mengajukan beberapa pertanyaan kepada Tim Laboratorium GRAPHE. Adapun pertanyaan-pertanyaan itu adalah:

1. Apakah pihak Graphe ada keterkaitan teologis dan organisatoris dengan GGBI (Gabungan Gereja-gereja Baptis Indonesia) yang berdiri pada 5 April 1973 ataupun dengan PBI (Persekutuan Baptis Indonesia)?

2. Di Jl. Simongan, Semarang, ada STBI (Seminari Teologi Baptis Indonesia). Juga di Jakarta ada STT Baptis (di daeah Grogol). Adakah kesamaan dan perbedaannya dengan STT Graphe yang juta menganut aliran Baptis?

3. Pada umumnya, gereja-gereja Baptis yang ada di Indonesia menganut teologi yang bagaimanakah? Apakah ada kesamaannya dengan aliran Southern Baptist yang di Amerika (USA)?

Minggu, 20 Februari 2011

BOLEHKAH ALKITAB PAKAI KATA “ALLAH”?

Pada tahun 2008 ada berita bahwa kaum ulama di Malaysia melarang orang Kristen memakai kata Allah. Di Indonesia sendiri juga muncul kelompok yang menyerukan kepada orang Kristen untuk tidak memakai kata Allah, bahkan ada yang mencoba menuntut Lembaga Alkitab Indonesia ke pengadilan. Ada banyak keanehan dan kesimpang-siuran di seputar kata Allah.

GITS sebagai institusi akademis tentu merasa terpanggil untuk meluruskan segala kekusutan yang terjadi di seputar kata Allah agar orang Kristen Indonesia memiliki sikap yang mantap terhadap Alkitab dan penyebutan nama Sang Pencipta.

Rabu, 16 Februari 2011

Perjanjian Baru Ditulis dalam Bahasa Yunani

Menulis artikel ini membuat saya merasa sedang beating the dead horse. yang artinya, melakukan sesuatu yang tidak perlu dilakukan lagi.” Toh, semua orang yang pernah belajar theologi sudah tahu bahwa Perjanjian Baru kita ditulis dalam bahasa Yunani, bukan? Mengapa perlu ada artikel khusus di Pedang Roh mengenai hal ini?

Terus terang, saya juga tadinya tidak menyangka bahwa ada orang yang akan dengan beraninya berkata bahwa Perjanjian Baru bukan ditulis dalam bahasa Yunani. Dan hal ini dilakukan tanpa bukti yang jelas! Lalu saya bertemu dengan kelompok yang saya sebut “kelompok harus pakai YAHWEH.”

Kelompok ini terdiri dari orang-orang yang sangat antusias untuk menyebarkan pengajaran mereka, yaitu bahwa orang Kristen harus selalu menyebut-nyebut nama YHWH dan bahwa orang Kristen tidak boleh menggunakan istilah “Allah.” Bahkan, mereka cenderung pada posisi bahwa jika tidak mengenal nama YHWH, maka seseorang tidak diselamatkan. Nama Yesus saja tidak cukup menurut mereka.

Sabtu, 12 Februari 2011

UNTA MASUK LUBANG JARUM

Pernyataan Tuhan Yesus bahwa lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk Kerajaan Allah (Mrk 10:25), telah sangat mengagetkan banyak orang. Sebab, bagaimana mungkin seekor unta, binatang terbesar dalam kehidupan sehari-hari orang Timur Tengah, bisa melewati lubang jarum yang begitu kecil. Jangankan untanya, bahkan sesungguhnya bulu unta saja agak sulit untuk dimasukkan ke dalam lubang jarum jika jarumnya adalah jarum untuk jahit baju.

Karena shock, theolog Liberal menafsirkan bahwa lubang jarum yang dimaksud Tuhan Yesus adalah pintu samping kecil gerbang kota Yerusalem yang disediakan sebagai pintu alternatif setelah pintu gerbang utama ditutup.

Selasa, 08 Februari 2011

DARI KONGLOMERAT JADI MANUSIA GUA

“Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora.” (Kej.13:10)

Lot adalah keponakan Abraham, anak Haran, saudara Abraham. Kemungkinan Lot waktu kecil sangat dekat dengan Abraham yang tidak dikaruniai anak. Karena tidak ada anak maka sasaran kasih sayang dilimpahkan kepada Lot, sang keponakan.

Ketika Tuhan memanggil Abraham keluar dari Urkasdim, Tuhan memerintahkannya pergi dari sanak-saudaranya, artinya tidak membawa seseorang. Tuhan ingin membangun sebuah bangsa melalui Abraham dan tidak mau imannya terkontaminasi anggota keluarganya yang adalah penyembah berhala (Kej.12:1-3). Tetapi dalam hal ini Abraham tidak mematuhi Tuhan. Ia membawa ayahnya dan juga Lot. Setelah ayahnya, Terah, meninggal di Haran, Tuhan memanggil Abraham lagi untuk proyek di tanah Kanaan. Dan Abraham tetap membawa Lot besertanya.

Jumat, 04 Februari 2011

Berita Bulanan JANUARI 2011

PASUKAN SWISS MILIK PAUS MERAYAKAN 505 TAHUN KEBERADAAN
Tanggal 22 Januari yang lalu, Pasukan Swiss Vatikan merayakan 505 tahun pelayanan bagi sang Paus, dan itu berarti mereka adalah pasukan tertua di dunia yang masih eksis (EWTN News, 23 Januari 2011). Pada tahun 1506, 150 tentara Swiss pertama masuk Vatikan atas permintaan Paus Julius II untuk membentuk Pasukan Swiss Penjaga Paus. Julius, yang menjadi Paus melalui sogokan, dijuluki "Paus Menakutkan" karena memulai perang melawan Venisia dan Perancis dan memimpin tentaranya dalam peperangan. Ia memerintahkan ordo Dominican di Jerman untuk menjual surat pengampunan dosa untuk mendanai petualangan-petualangan militernya dan pembangunan Basilika Santo Petrus. Istilah "paus" berarti bapa, dan Julius benar-benar menghayati gelar tersebut karena dia menjadi ayah dari tiga anak perempuan di luar nikah. Saat ini ada 110 tentara penjaga yang bertugas mengamankan keselamatan pribadi Paus. Petrus, yang mereka sebut paus pertama, tidak pernah memiliki pasukan, istana, takhta, mahkota, sebuah basilika yang dilukis oleh Michelangelo, atau sebuah bank, tetapi Petrus memiliki seorang istri. EDITOR: Betapa jauh sistem Katolik telah menyimpang dari Alkitab, dan betapa buta mereka yang terus berpegang pada sistem itu.