Rabu, 29 Juni 2011

3 Pemberita yang Seharusnya Berhenti

Saya biasanya tidak pernah menyarankan seorang pemberita (baca: gembala) untuk berhenti. Bahkan, selama bertahun-tahun saya mencoba mendorong para pemberita. Melalui persekutuan dan persahabatan, buku, konferensia, dan khususnya sekolah Alkitab, saya coba mendorong para pemberita untuk setia dalam pelayanan mereka kepada Tuhan—bahkan pada masa-masa sulit. Kita memiliki berita penting untuk dibagikan dan kita harus terus melanjutkan pemberitaan Injil.

Namun, salah satu tantangan yang kita hadapi dalam bersaksi adalah meningkatnya jumlah guru-guru palsu pada zaman akhir ini. Tiap hari, ada pemberita yang menurunkan standar kebenaran dengan mengubah pesan Allah agar sesuai dengan agenda mereka. Para guru palsu ini merusak nama Kristus, dan penyalahgunaan Firman Allah oleh mereka ini benar-benar membingungkan dan menyesatkan orang terhilang.

Jumat, 24 Juni 2011

Natal Tanpa Salju

Tetapi Ada Domba di Padang dan Para Gembala
Sebelum Constantine berhasil menjadi kaisar Roma, orang Kristen sangat dianiaya. Kaisar-kaisar Roma sebelumnya tidak puas sekedar dihormati sebagai kaisar. Mereka menuntut dihormati sebagai Tuhan. Tentu orang Kristen tidak bisa memberi penghormat­an demikian. Maka timbullah iri hati di dalam para kaisar sehingga mereka membenci orang Kristen.

Kaisar Nero adalah yang paling gila dan paling membenci orang Kristen. Saking gilanya, ia ingin menikmati api unggun sambil menggubah syair. Timbul ide untuk membakar kota Roma sebagai api unggun raksasa sambil menggubah syair dan lagu. Ketika pembakaran terjadi, rakyat yang kehilangan rumah menjadi marah, dan mereka menuju istana untuk melawan kaisar. Namun dengan penuh percaya diri, ia tampil dan memfitnah bahwa orang Kristenlah yang membakar kota Roma.

Minggu, 19 Juni 2011

21 Alasan Tetap Bertahan Bersama dengan Gembala Anda

21 Reasons to Stand with Your Pastor (21 Alasan Tetap Bertahan Bersama dengan Gembala Anda)

Pernahkan memerhatikan bahwa beberapa orang suka mengritik para gembala? Seperti anak-anak dan permen—mereka membuat diri mereka kecanduan, meskipun itu merusak mereka. Meskipun mereka memilih secara sukarela tetap di bawah kepemimpinannya, mereka terus-menerus mencari dan mengeksploitasi kelemahan yang mungkin ada.

Saya tidak pernah memahami pemikiran ini. Memilih seorang gembala, hanya untuk mengutuk pemilihannya sama sekali tidak masuk akal. Di depan gembala memuja dan memujinya, sementara di belakang mencaci-maki sehabis-habisnya. Ini sungguh aneh!

Alkitab seringkali menyamakan keluhan terhadap pemimpin rohani sebagai keluhan melawan Tuhan. “TUHAN telah mendengar sungut-sungutmu yang kamu sungut-sungutkan kepada-Nya  —  apalah kami ini? Bukan kepada kami sungut-sungutmu itu, tetapi kepada TUHAN." (Kel. 16:8).

Selasa, 14 Juni 2011

Keluarga yang Mengecewakan

KJV—“Although my house be not so with God; yet he hath made with me an everlasting covenant, ordered in all things, and sure: for this is all my salvation, and all my desire, although he make it not to grow.” (2Sam. 23:5)

Ayat di atas menunjukkan kekecewaan Daud pada kehidupan keluarganya. Dia dapat merasakan pedihnya saat sesuatu tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.
 
I.          KEHIDUPAN DAUD
A.    Daud adalah sosok yang berkenan di hati Tuhan (1Sam. 16:7); dia adalah biji Allah (Mzm. 17:8); dia membenci pikiran yang sia-sia dan mengasihi hukum-hukum Allah (Mzm. 119:20). Dia berdoa pada pagi-pagi hari (Mzm. 119:147); dia saat teduh di tengah malam (Mzm. 119:62), 7 kali sehari dia memuji Tuhan (Mzm. 119:164).
B.  Namun, Daud tetap tidak sempurna. Saat berdosa, dia bertobat dengan segera dan sungguh-sungguh (Mzm. 32, 51).

Jumat, 10 Juni 2011

Berita Bulan April 2011

CCM DIPENUHI KRISTUS PALSU DAN ALLAH PALSU
Seorang gembala sidang menulisi saya untuk mengritik saya karena peringatan-peringatan saya tentang bagaimana West Coast (sebuah sekolah Alkitab di California) mengadaptasi CCM (Contemporary Christian Music). Dia mengatakan bahwa kalau posisi saya benar, dan jika kita berhenti memakai CCM karena kesesatan para penulis lagu-lagu tersebut, maka saya juga harus berhenti memakai himne-himne Protestan kuno, dan saya harus berhenti memakai Alkitab King James karena diterjemahkan oleh Anglican. Dalam balasan saya, saya menjawab bahwa apapun perbedaan doktrin antara seorang Baptis dengan seorang Protestan kuno, minimal kita masih memiliki Allah yang sama, tetapi seringkali itu tidak benar berkaitan dengan Contemporary Christian Worship. Faktanya, secara doktrinal seorang Baptis yang kuno jauh lebih dekat dengan Protestan kuno dibandingkan dengan khalayak CCM hari ini. Banyak artis-artis CCM yang berpengaruh hari ini yang menyembah allah yang bukan Tritunggal. Sebagai contoh adalah Geron Davis, Joel Hemphill, Mark Carouthers, Lanny Wolfe, dan Phillips, Craig dan Dean. Artis-artis CCM lainnya menyembah allah yang bukan pembalas.

Senin, 06 Juni 2011

HUT XI GBIA GRAPHE

Tanggal 25 Juni 1995 adalah hari istimewa bagi seluruh jemaat dan simpatisan GRAPHE, karena pada hari itu kebaktian pertama GRAPHE dilaksanakan di ruangan sempit sebuah ruko di perumahan Sunter Agung Podomoro, Jakarta Utara.

Pada Minggu, tanggal 25 Juni 2006, GRAPHE tepat berumur 11 tahun. Sebelas tahun bukanlah waktu yang panjang, namun cukup bagi anggota jemaat dan seluruh simpatisan GRAPHE untuk menghitung berkat Tuhan yang telah diterima, terutama berkat rohani. Kepastian keselamatan yang diperoleh melalui pelayanan GRAPHE sangat disyukuri oleh setiap anggota dan simpatisan.

Panitia HUT ke-11 yang diketuai Diaken Irwan dan diwakili Diaken Jaya, menetapkan tema: GEREJA ALKITABIAH DI AKHIR ZAMAN, telah mendorong setiap yang hadir untuk merenungkan kondisi dunia di akhir zaman dan menyocokkannya dengan peran GRAPHE selamat 11 tahun.

Jumat, 03 Juni 2011

6 Masalah Jemaat

(2 Kor. 11:27-28)

Pendahuluan
A.     Jemaat yang didirikan Tuhan Yesus itu kekal (Mat. 16:18; Dan. 2:44; Ibr. 12:28)—benih yang ditanam juga kekal (1Ptr. 1:23-25)
B.     Meskipun jemaat tidak akan binasa, namun jemaat dapat kehilangan identitasnya (Why. 2:5; 3:1-6)
C.     Berikut ini adalah beberapa masalah yang harus dihadapi dan diselesaikan umat Allah untuk berhasil sebagai jemaat Tuhan.

I.       PERTUMBUHAN NOL
A.       Banyak orang-orang kudus yang menjadi tua dan meninggal
1.        Kita sedih saat orang-orang yang sudah dibaptiskan mundur sebelum menjadi orang percaya yang dewasa.
2.        Banyak yang mundur karena berbagai alasan.
B.        Solusi
1.        Bangun dari krisis. Jangan ada sindrom “seperti biasa”
2.        Kita perlu kembali belajar bagaimana jemaat bertumbuh di PB dan menerapkannya (Kis. 8:4; 1Tes. 1:8; Flp. 1:7)
3.        Diperlukan komitmen setiap anggota jemaat. Tuhan sudah memberkati banyak diantara anggota dengan kemampuan inteligensia yang baik dan sumber daya yang baik.