Rabu, 02 Mei 2012

Apakah Benar Ada Tuhan?




GRAPHE – Sesungguhnya pertanyaan di atas sangat tidak patut. Karena jika kita bertanya, apakah orang yang bernama Bill Gates itu ada? Semua orang yang memakai produk Windows akan tertawa bahkan mungkin ada yang marah serta memaki yang bertanya, bodoh! Apakah orang yang bernama Steve Jobs itu ada? Dari produk Apple sudah membuktikan bahwa ia ada.
Bayangkan kalau kita mempertanyakan keberadaan pribadi yang menciptakan segala sesuatu yang jauh lebih canggih dari Windows dan Apple. Seekor cecak jelas jauh lebih rumit daripada iPad dan iphone manapun. Dengan kakinya yang jika dibesarkan ribuan kali akan terlihat memiliki semacam penyedot kaca sehingga cecak bisa berjalan terbalik tidak jatuh. Manusia bernafas dengan paru-paru dan ikan bisa menyaring oksigen dengan insangnya.
Tak pelak lagi bahwa keberadaan alam semesta ini sungguh membuktikan keberadaan pribadi yang sangat jenius dan sangat berkuasa, dan Ialah yang meletakkan dasar dan menjadikan semuanya. Sebab, kalau tidak, dari manakah datangnya alam semesta yang sangat indah dan sangat kompleks ini?
Tidak ada satu planet pun yang kondisinya seperti bumi kita, bahkan para astronom telah meneropong hingga ke berbagai galaxy untuk mencari planet seperti bumi. Namun mereka tidak menemukannya.
Para pembenci Allah merasa kesal pada keberadaanNya, terutama karena tidak setuju dengan standar moral yang ditetapkanNya. Mereka marah ketika mendengar bahwa mereka harus mempertanggungjawabkan dosa-dosa mereka, sehingga mereka menyangkali keberadaanNya dan menciptakan hipotesa tentang asal-usul alam semesta. Mereka berkata bahwa alam semesta ini terjadi oleh sebuah ledakan besar (big bang). Mereka berkata, ada sebuah benda yang maha kecil namun maha padat dan kemudian meledak dengan maha dahsyat sehingga muncul matahari, bumi, bulan, planet bahkan galaxy-galaxy lain. Bagi saya cerita ini terkesan sebuah mimpi khayalan, bahkan semacam lelucon. Namun inilah start awal dari teori Evolusi yang diyakini oleh banyak orang “pintar” hari ini. Sebenarnya, ada ledakan yang bisa menghasilkan sebuah komputer laptop saja tidak masuk akal, apalagi menghasilkan alam semesta ini.
Mereka juga percaya bahwa makhluk-makhluk berevolusi dan ujungnya menjadi manusia. Sebenarnya ini lebih mirip cerita fiksi, karena telah ratusan bahkan ribuan tahun pengamatan manusia tidak pernah ditemukan nyamuk yang hampir berubah menjadi lalat atau lalat yang hampir berubah menjadi lebah.
Pembaca yang budiman, sesungguhnya bukan hanya alam semesta ini saja yang membuktikan keberadaan Sang Pencipta, bahkan perjalanan sejarah manusia pun mengandung banyak jejak bukti keberadaan Sang Pencipta. Perjalanan sejarah bangsa Yahudi adalah salah satu bukti jejak keberadaan Pribadi yang maha kuasa. Pelajarilah detail-detail sejarah bangsa Yahudi, maka pembaca akan melihat kehadiran Pribadi yang sanggup mengontrol perjalanan sejarah.
Selain itu sesungguhnya hati nurani manusia membenarkan keberadaan Sang Pencipta. Dalam diri manusia ada dorongan untuk menyembah kepada Sang Pencipta. Pada masa kebodohan manusia di masa lampau, manusia menyembah batu yang besar, pohon yang besar dan gua yang seram. Iblis yang tadinya adalah malaikat namun yang kemudian membangkang, tahu bahwa manusia ingin menghormati Penciptanya, memanipulasi sifat manusia dengan menyuguhkan berbagai bentuk penyembahan. Ketika manusia tidak lagi rela menyembah batu yang besar, melainkan dipecahkan untuk bikin rumah, iblis mengubahnya menjadi patung besar. Bahkan ada semacam perlombaan membuat ukuran patung. Dalam perjalanan tour ke berbagai negara, penulis sering ditawarkan oleh guide-touruntuk mengunjungi, yang katanya patung terbesar di kotanya.
Bahkan dalam banyak hal iblis menyatakan dirinya sebagai obyek penyembahan. Ada banyak orang yang dengan sadar menyembah iblis. Di Kalimantan Barat, yang dikenal Tatung, itu adalah orang yang kesurupan roh iblis, dan ia dengan terang-terangan menyatakan hubungannya dengan roh yang di kelenteng. Hasil tipu muslihat iblis nyata sekali dari begitu banyak orang yang rela percaya keberadaan iblis, mengakui kuasanya, bahkan tidak sedikit yang meminta pertolongannya. Orang-orang demikian, jika kita berbicara kepada mereka tentang percaya kepada Allah pencipta langit dan bumi, mereka membantah bahkan menyangkali keberadaannya. Iblis berhasil menyingkirkan Allah dan menempatkan dirinya ke dalam hati orang-orang demikian.
Pembaca yang budiman, saya berharap anda penuh dengan kebijaksanaan, dan dapat memakai akal budi yang Allah berikan kepadamu. Carilah Allah dan percayalah kepadaNya, jangan tertipu oleh iblis dengan segala bentuk tipuannya.
Orang bijak akan memilih percaya adanya Allah, sedangkan orang bodoh tidak percaya adanya Allah. Mengapa? Kalau kita percaya ada Allah, kemudian setelah kita mati ternyata tidak ada Allah, sesungguhnya kita tidak rugi. Namun jika kita percaya tidak ada Allah, kemudian setelah kita mati ternyata ada Allah, maka sudah pasti kita akan dimurkaiNya.
Pembaca yang budiman, mari kita sungguh-sungguh  menjadi orang yang berbudi. Selain kita perlu berbudi-bakti  kepada orang tua, yang sangat patut adalah berbakti kepada Sang Pencipta kita. Dialah yang patut kita sembah, tentu patut kita mintai petunjuk agar kita tidak disesatkan oleh iblis. Kita perlu mencari tahu sesungguhnya di kitab manakah terdapat firmanNya. Karena mengakui ada Allah, namun salah mengidentifikasi kitab yang betul-betul firmanNya, adalah sesuatu yang sangat tragis. Sebab kalau tidak berhasil mendapatkan kitab yang benar-benar firman Allah, ujung-ujungnya kita akan tersesat juga.*** (Dr. Suhento Liauw, D.R.E., Th.D)

Tidak ada komentar: