Rabu, 30 Oktober 2013

Berita Bulan SEPTEMBER 2013

PAUS MENGATAKAN BAHWA ATHEIS YANG TULUS AKAN MASUK SORGA
(Berita Mingguan GITS 21 September 2013, sumber: www.wayoflife.org dan christiannews.net)
Dalam sebuah surat terbuka kepada seorang editor koran, Paus Fransiskus mengatakan bahwa orang-orang atheis yang tulus akan diterima oleh Allah. Menulis kepada Eugenio Scalfari, pendiri dari koran La Republicca, sang paus mengatakan: “Kamu menanyai saya apakah Allah orang Krristen mengampuni mereka yang tidak percaya dan mereka yang tidak mencari iman. Saya akan mulai dengan mengatakan – dan inilah hal yang mendasarnya – bahwa kemurahan Allah tidak terbatas jika kamu pergi kepadaNya dengan hati yang tulus dan rendah hati. Isu bagi mereka yang tidak percaya Allah adalah agar mereka menaati hati nurani mereka” (“Pope to Atheists: See You Upstairs,"National Post, Kanada, 12 Sept. 2013). Pernyataan ini menjadi berita besar, tetapi sebenarnya semuanya yang dikatakan ini telah dikatakan juga oleh berbagai orang Injili selama puluhan tahun. Bahkan, ini adalah cara lain Roma Katolik dan Injili “bergabung.” Ini adalah aspek lain dari pembangunan “gereja” esa-sedunia akhir zaman. Buku More Than One Way, yang diterbitkan 1996 oleh Zondervan, menawarkan “empat pandangan tentang keselamatan di dunia yang pluralistik,” dan tiga pandangan dari antaranya menawarkan harapan bagi mereka yang tidak secara pribadi percaya kepada Yesus Kristus. Dalam bukunya, Love Wins, tahun 2011, “Injili” Rob Bell mengajarkan bahwa atheis bisa diselamatkan tanpa lahir kembali. Richard Mouw, Presiden dari Fuller Theological Seminary, memberitahu USA Today bahwa “Rob Bell punya Love Wins adalah buku yang bagus dan saya pada dasarnya setuju dengan theologinya” ("The Orthodoxy of Rob Bell," Christian Post, 20 Maret 2011). Selama puluhan tahun Billy Graham terus mengatakan bahwa dimungkinkan bagi seseorang untuk selamat tanpa iman pribadi kepada Yesus Kristus, dan selama itu tidak ada seruan kaget dari pada Injili, termasuk dari denominasi Billy Graham itu sendiri, yaitu Southern Baptist Convention. Dalam sebuah wawancara dengan majalah McCall, Januari 1978, yang berjudul “I Can't Play God Any More,” Graham mengatakan: “Saya pernah percaya bahwa orang-orang kafir di negara-negara jauh itu terhilang – sedang menuju neraka – jika Inijl Yesus Kristus tidak diberitakan kepada mereka. Saya tidak percaya itu lagi. ...Saya percaya bahwa ada cara-cara lain untuk menyadari eksistensi Allah – melalui alam, misalnya – jadi banyak kesempatan lain, untuk mengatakan 'ya' kepada Allah.” Graham mengulangi sentimen ini dalam berbagai wawancara di tahun 1985, 1993, dan 1997.

Minggu, 27 Oktober 2013

Berita Bulan AGUSTUS 2013

Prinsip-Prinsip Hidup yang Berguna
Berikut ini ditulis oleh Gembala Sidang Terry Coomer, dari Hope Baptist Church, Arkansas.
Tuhan telah memberikan saya beberapa kesempatan yang unik dalam hidup saya ini, dan saya akan selalu mengucap syukur atas itu semua. Saya juga memiliki berbagai kesempatan unik dalam hidup untuk mempelajari sejumlah pelajaran hidup. Saya punya kesempatan untuk mengatur orang (manajer), menjadi seorang atlit, menjadi Direktur Utama dari sebuah perusahaan, menjadi seorang Konselor Alkitab, dan menjadi seorang Gembala Sidang selama 34 tahun sekarang ini. Saya juga telah memiliki kesempatan berbicara kepada banyak kelompok yang berbeda, baik sebagai gembala sidang, sebagai Direktur dari Pelayanan For the Love of the Family, sebagai pemain Bisbol profesional, dan sebagai Penerbit dan Direktur Utama dari koran nasional yang bertumbuh paling cepat. Saya pernah berbicara kepada banyak jenis kelompok dari berbagai latar belakang. Saya juga pernah mengambil banyak kelas dan seminar tentang kepemimpinan selama tahun-tahun yang saya jalani, dan lulus dari suatu Akademi Kepemimpinan. Saya menerima penghargaan khusus dari Fakultas Jurnalisme sebuah universitas besar karena pekerjaan saya dalam bidang jurnalisme. Saya memiliki kesempatan untuk menulis buku, buku kecil, artikel, dan bahkan koran saya sendiri. Beberapa hal yang saya pelajari sungguh berharga, yang lainnya kurang berharga.

Sabtu, 26 Oktober 2013

MENURUT ALKITAB BABI ITU HARAM

Ditulis oleh : Dr. Suhento Liauw, DRE, Th.D

Diterbitkan oleh : GBIA GRAPHE

Alkitab Perjanjian Lama Melarang Memakan Daging Babi
Suatau hari, pada saat saya surfing internet, dan tanpa sengaja saya melihat video cuplikan yang mempertontonkan sesuatu yang sangat mengerikan. Ketika seiris daging babi mentah disiram dengan cocacola, cacing-cacing menggeliat keluar dari daging tersebut. Bulu kuduk saya berdiri dan langsung terasa mual diperut saya. Terlebih ketika saya membayangkan seandainya cacing-cacing itu masuk ke dalam perut saya. Terasa mau muntah, sehingga saya segera berpindah ke situs lain.

Sejak saat itu saya bertekad menjelaskan tentang perintah Tuhan mengenai mengkonsumsi daging babi. Ada banyak pertanyaan muncul di pikiran saya sehubungan dengan daging babi. Rasa ingin tahu itu mendorong saya menyelidiki perintah Tuhan sehubungan dengan daging babi.

Sabtu, 19 Oktober 2013

Seperti Apa Sorga Menurut Alkitab?

Tidak diragukan lagi, topik yang paling disukai banyak orang adalah tentang sorga. Juga merupakan salah satu topik yang banyak disesatkan. Dewasa ini beberapa orang mengaku telah melihat sorga, berjalan-jalan di sorga, bahkan bertemu dengan beberapa tokoh Alkitab di sorga. Dapat dipastikan sebagian besar kesaksian mereka mengenai sorga bertentangan dengan Alkitab. Kesaksian mereka mengenai sorga adalah serangan serius terhadap Alkitab. Satu-satunya sumber yang harus kita percayai mengenai sorga adalah perkataan Tuhan melalui Alkitab.

Sorga! Kata ini mempunyai kesamaan makna dengan keindahan, kenyamanan, kepuasan, dan kepenuhan. Bentuk kata sifat ini sering dipergunakan untuk melukiskan sesuatu yang menakjubkan, seperti “Pemandangan Pulau Raja Empat menakjubkan (heavenly). Namun, sorga jauh melebihi daripada sekedar sebuah kata sifat. Sorga adalah sebuah tempat, benar-benar tempat, yang dituju oleh umat-umat Tuhan setelah mereka mati.

Minggu, 13 Oktober 2013

Bagaimana Seorang Istri Tunduk Kepada Suaminya?

”Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala  jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh. Karena itu sebagaimana  jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu (Efesus 5: 22-24).
Ketundukkan Istri kepada Suaminya adalah perintah Tuhan yang mutlak dituruti oleh setiap istri-istri Kristen. Sebagaimana jemaat / gereja harus taat dan tunduk kepada kepalanya, yaitu Yesus Kristus, maka seorang Istri pun diperintahkan melakukan hal yang sama kepada kepalanya, yaitu suaminya(Efesus 5:22-24).
Demikianlah bagaimana cara seorang isteri tunduk kepada suami mereka :
  1. Seorang isteri harus membantu suaminya (Kej 2:18).
Untuk dapat memahami betapa pentingnya peranan kita sebagai penolong, kita perlu mengerti bahwa laki-laki diciptakan terlebih dahulu, oleh Allah, untuk menguasai segala yang hidup di bumi  ini. Hal Ini berarti pria memerlukan teman, penolong, seorang untuk melengkapi dirinya. Di samping itu, panggllan mulia Allah bagi Anda para isteri adalah untuk membantu suami Anda dengan tanggung jawabnya, tugas-tugasnya, peranannya, pekerjaannya, dan pelayanannya dalam jemaat lokal.