Minggu, 21 Desember 2014

MISI LUAR NEGERI ATAU EVANGELISME GLOBAL

BAB 17 MISI LUAR NEGERI ATAU EVANGELISME GLOBAL

OLEH ROBERT SPEER
Sekretaris Board of Foreign Missions of the Presbytarian Church, U.S.A, New York City

Argumentasi mengenai misi2 luar negeri pada umumnya tak perlu ataupun sia-sia.  Tak diperlukan dalam hal orang yang percaya; sia-sia dengan  orang yang tidak percaya. Namun tidak  seluruhnya demikian; karena seringkali yang percaya dan yang tidak percaya mendapatkan opini mereka dari tangan kedua, dan suatu studi tangan kesatu yang jujur mengenai fakta-fakta dan prinsip2 kegiatan misionari menjadikan golongan yang satu percaya dengan keyakinan yang lebih dalam dan harapan yang lebih teguh, dan menggoyahkan skeptisisme dan penentangan golongan yang lain yang tidak mengetahui baik tujuan maupun motif2 yang mengilhami gerakan tersebut.

Namun, oleh karena misi2 luar negeri  adalah gerakan  religius, dengan sendirinya argumentasi dasarnya adalah argumentasi religius, dan hanya dapat meyakinkan dalam perbandingan dengan pendirian-pendirian yang mendukung penerimaan sisanya. Sisanya pertama-tama ada di tangan Tuhan. Apabila orang percaya kepada Tuhan, mereka harus percaya pada misi-misi luar negeri. Adalah di dalam diri dan karakter Allah sendiri dapat ditemukan dasar yang paling dalam dari gerakan misionari. Kita tidak dapat berpikir tentang Allah melainkan dalam hubungan dengan syarat2 yang mengharuskan adanya ide misionari.